Header Ads

Proteksi vs tabungan berjangka. Mana yang harus anda dahului ?


Seringkali nasabah dihadapkan pada pilihan sulit dalam merencanakan keuangan mereka, terutama dalam memilih mana yang lebih prioritas antara proteksi dan tabungan berjangka. Uang bisa dicari namun waktu takkan kembali. Bayangan inflasi serta resiko kerap kali menghantui sehingga nasabah cenderung untuk memilih lebih mementingkan tabungan berjangka dibanding proteksi. 

Pertanyaan : Apakah keputusan tersebut cukup bijak ? 

Saya membandingkan produk Maestro Protection Care sebagai proteksi dan produk Tabungan Berjangka milik bank BXA sebagai tabungan berjangka. Mana yang lebih menguntungkan ? 

Contoh Case :

Tuan Asmur merupakan seorang fresh graduate asal Jakarta yang berusia 22 tahun dengan status lajang. Tuan asmur baru saja diterima bekerja di salah satu perusahaan ojek online. Ia mulai memikirkan rencana jangka panjang untuk membeli rumah di usia 30 tahun dengan rata - rata penghasilan sebesar Rp. 3,350,000 per bulan. Angka yang sesuai dengan penghasilan yang sesuai dengan UMK Jakarta tahun 2017. Harapannya, Tuan Asmur dapat membayar down payment dan memulai untuk menyicil rumah di usianya yang 30 tahun.

Untuk membayar down payment tersebut, ia tentu harus menabung secara bertahap. Kini tuan Asmur dihadapkan pada pertanyaan : 

Mana yang harus saya dahulukan ? Apakah proteksi atau tabungan berjangka ?

Mari dimulai dari perhitungan versi Maestro Protection Care dengan pricelist dibawah ini :
Saat ini tuan Asmur berusia 22 tahun. Ia dapat memiliki proteksi mulai dari harga Rp. 1,813,000 per tahun hingga Rp. 3,718,000 per tahun. Ia harus menyiapkan budget minimum Rp. 151,083 per bulan hingga Rp. 309,833 bergantung pada manfaat yang diinginkan oleh Tuan Asmur :


Setelah Tuan Asmur melihat tarif kamar RSPP kelas superior 2 bed, maka Tuan Asmur berencana untuk mengambil plan IV dengan harga Rp. 3,718,000 per tahun atau sebesar Rp. 309,833 per bulan. Jika Tuan Asmur memutuskan untuk memilih proteksi, maka ia akan membayar Rp. 3,718,000 x 12 tahun = Rp. 44,616,000.

Kemudian Tuan Asmur menghitung berapa uang yang harus disiapkan untuk membayar tabungan berjangka. Dengan budget bulanan yang sama, Tuan Asmur membuka website bank BXA dan melakukan simulasi menggunakan harga Rp. 500,000 selama 8 tahun.

Hasilnya tampil seperti dibawah : 


Jika Tuan Asmur memtusukan untuk memilih Tabungan Berjangka, maka ia hanya mendapat Return of Investment (ROI) sebesar Rp. 81,793,730 dalam 8 tahun atau 132 bulan.

Bagaimana jika seandainya terjadi resiko atas Tuan Asmur. . .

Perlu dicatat bahwa Tuan Asmur bekerja sebagai ojek online yang menghabiskan waktunya di jalanan. Resiko sangat mungkin terjadi. Jika Tuan Asmur memutuskan untuk memilih Tabungan Berjangka, ia mungkin akan kehilangan saldo Tabungan Berjangka yang ia keluarkan untuk biaya perawatan dan medis ketika resiko terjadi. Artinya sangat mungkin bagi impiannya untuk memiliki rumah sendiri di usia 30 tahun akan kandas.

Jika Tuan Asmur memutuskan untuk memilih proteksi, sangat mungkin bagi Tuan Asmur untuk tidak mengeluarkan biaya atas resiko yang mungkin timbul. Namun, bagaimana dengan impiannya untuk memiliki rumah sendiri di usia 30 ? 


Maestro Protection Care dengan manfaat pengembalian refund menjadi jawaban


Salah satu manfaat yang diunggulkan dari produk Maestro Protection Care ialah adanya manfaat untuk pengembalian premi sebesar 50% atas premi yang disetorkan. Jika pada contoh kasus diatas Tuan Asmur menyetorkan total Rp 44,616,000, maka ia berhak mendapat 50% dari premi yang telah disetorkan sebesar Rp. 22,308,000. Ia hanya mendapatkan 27% dari ROI Tabungan Bertahap. Namun ia memiliki proteksi selama 8 tahun yang melindunginya dari resiko yang mungkin terjadi.

Kemudian, selisih antara Tabungan Bertahap dengan premi Maestro Protection Care sama dengan Rp. 500,000 - Rp. 309,833 = Rp. 190,167 per bulan atau sebanding dengan Rp. 18,256,032 per 8 tahun disimpan dalam rekening tabungan Tuan Asmur.

Tuan Asmur menghitung ROI yang ia dapat jika ia memutuskan untuk membeli proteksi Maestro Protection Care, sebagai berikut :
  • Pengembalian premi 50% = Rp. 22,308,000 per 8 tahun
  • Selisih premi dengan tabungan bertahap = Rp. 18,256,032 per 8 tahun
Dengan demikian, total ROI yang ia peroleh sama dengan Rp. 40,564,032 + proteksi atas terjadinya resiko.

Jika ROI proteksi dibandingkan dengan ROI Tabungan Bertahap sama dengan Rp. 40,564,032 / Rp. 81,793,730. 


'Tuan Asmur akan mendapatkan Proteksi atas resiko ditambah dengan 50% dari ROI Tabungan Bertahap jika ia memutuskan untuk mengalokasikan uangnya untuk proteksi."

Segera hubungi kami via Whatsapp atau Facebook Page untuk memiliki asuransi sesuai kebutuhan anda.

No comments

Berikan tanggapan atas artikel ini