Header Ads

Asuransi dan kopi. Mana yang lebih penting ?

via Pexels.com

Saya ingat pertama kali saya mengunjungi gerai sbux. Pada waktu itu, gerai Sevel masih beroperasi dan Youth "Jaman Now" memiliki trend memotret makanan atau minuman sebelum disantap. Mulai dari Slurpee milik Sevel hingga gelas kopi sbux dengan bervariasi ukuran yang mencantumkan namamu pada pinggiran gelasnya. Cekrek, unggah, dan puluhan hingga ratusan likes mampir di postingan anda.

Sebagai seseorang yang bukan pecinta kopi, saya mengalami kesulitan untuk memesan minuman apa yang akan saya santap. Mulai dari istilah asing seperti Macchiato, Frappuchino, Espresso dan lain sebagainya seakan meneror saya


anjrit, namanya aja udah asing, gimana bentuk dan rasanya yak ?


Untungnya keberuntungan masih berpihak pada saya (dan sbux), saya pun memesan sebuah minuman rasa coklat panas dengan kalimat:


mba, minuman ini rasa coklat panas kayak Milo kan yah ?


Minuman itu membuat saya ketagihan. Hingga pada waktu itu hampir setiap hari saya mengunjungi dan membeli minuman coklat manis seharga kurang lebih Rp. 60,000. Ketika saya menghitung pengeluaran saya per bulan hanya untuk "Milo panas", ternyata hasilnya mencengangkan. Saya mengeluarkan uang hingga jutaan Rupiah setiap bulannya.

*********
Mungkin banyak dari kita yang tidak menyadari pengeluaran per bulan dengan mengikuti gaya hidup dan trend yang kekinian. Harga Rp. 60,000 per hari memang terlihat sederhana, namun ketika dikalikan dengan jumlah hari dalam 1 bulan (yakni 30 hari), maka secara tidak sadar kita telah mengeluarkan uang hingga Rp. 1,800,000. Sebuah angka yang lebih dari cukup untuk membeli asuransi.


lho, memang manfaat apa yang bisa saya dapat dengan membeli asuransi seharga Rp. 1,800,000 per bulan ?


Untuk menjawab pertanyaan diatas, saya telah membuat ilustrasi yang bisa diunduh pada tautan berikut ini.

Hanya dengan premi Rp. 1,800,000 per bulan atau seharga dengan segelas kopi, anda telah memiliki investasi, warisan, dan perlindungan dengan jaminan :
  • Rp. 300,000,000 santunan diberikan jika anda mengalami resiko disabilitas sebelum anda berusia 60 tahun.
  • Pembebasan biaya premi jika anda mengalami resiko disabilitas maupun penyakit kritis sebelum anda berusia 65 tahun.
  • Jaminan penyakit kritis baik stadium awal dan stadium akhir hingga maksimum Rp. 600,000,000
  • Warisan bagi keluarga Rp. 300,000,000 ditambah nilai tunai.
Manfaat eksklusif di atas bisa anda dapatkan hanya dengan mengalihkan biaya untuk ngopi menjadi untuk asuransi.

Segera hubungi kami via Whatsapp  / Facebook Page / Instagram apabila ada hal yang ingin anda tanyakan atau diskusikan terkait perlindungan bagi anda maupun keluarga.




No comments

Berikan tanggapan atas artikel ini