Header Ads

Siapa bilang status lajang tidak membutuhkan asuransi? ini penjelasannya!

via Pexels.com
Suatu hari, seorang teman kampus pernah menyebutkan bahwa ia tidak melihat adanya manfaat asuransi hanya karena ia lajang dan tidak mempunyai tunggakan. Sebagai agen, tentu kita sangat ingin mengedukasi manfaat asuransi bahkan bagi seseorang yang sedang single atau lajang.

Kemudian saya merenung, bagaimana jika apa yang dia bilang bahwa single atau lajang tidak membutuhkan asuransi memang benar adanya?

Pada artikel ini saya akan membahas pertimbangan apakah seseorang yang sedang single atau lajang membutuhkan asuransi atau tidak.

Biaya pemakaman yang fantastis

Tak ada seorang pun yang tahu kapan kita akan mengalami resiko tutup usia. Namun 1 hal yang kita tahu adalah setiap orang pasti mengalami resiko tutup usia. Ketika berbicara tentang resiko tutup usia, maka akan berhubungan dengan biaya pemakaman yang umumnya mencakup hal - hal dibawah ini:
  • Sewa gedung,
  • Sewa kursi,
  • Membeli peti mati,
  • Transportasi,
  • Batu nisan,
  • Hidangan
  • dsb.
Berdasarkan data yang berhasil dihimpun dari berbagai sumber, biaya pemakaman di Jakarta mencapai Rp. 14,800,000 hingga Rp. 28,800,000.  Bila anda tidak menyiapkan dana sejak dini, Apakah anda tega membebankan biaya ini kepada sanak saudara hingga kerabat terdekat anda?

Bila anda mencintai keluarga anda, tentu anda tak ingin pergi meninggalkan mereka dengan membebankan tagihan dan hutang yang selangit

Jika anda tidak memiliki dana untuk biaya pemakaman yang disebutkan diatas, anda mungkin membutuhkan Asuransi Jiwa untuk meminimalisir resiko finansial ini.

Ada orang lain bergantung (secara finansial) kepada anda.

Apakah orang lain bergantung kepada anda? Apakah anda sedang menanggung biaya pendidikan adik atau kakak anda? Apakah orangtua anda mengandalkan finansial mereka pada anda? Jika ya, maka ada orang lain yang bergantung (secara finansial) kepada anda. Bila anda mengalami resiko tutup usia, ketergantungan finansial tersebut akan terputus dan menjadi beban masing - masing penerimanya. 

Akibatnya, studi sang adik mungkin akan terganggu, orang tua akan mengalami kesulitan secara finansial dan (seringkali) terpaksa untuk tetap bekerja bahkan ketika mereka memasuki usia senja.

Anda sedang segar bugar dalam kondisi sehat wal'afiat.

Jika anda sedang segar bugar dan dalam kondisi sehat wal'afiat, masa inilah dimana anda bisa membeli asuransi dengan harga yang relatif rendah karena resiko yang mungkin anda hadapi lebih minim dibandingkan ketika anda tua nanti.

Saya akan tetap merekomendasikan anda untuk tetap membeli Asuransi untuk meminimalisir resiko yang mungkin terjadi. Jika anda memiliki budget terbatas, anda mungkin ingin membeli Asuransi Term Life yang bisa anda baca lebih lanjut pada tautan berikut ini.

Anda memiliki hutang / tagihan yang membutuhkan referensi orang lain.

Jika anda pernah mengajukan KPR (Kredit Pemilikan Rumah), kartu kredit, ataupun KTA (Kredit Tanpa Agunan), umumnya anda membutuhkan referensi orang terdekat anda.

Bila suatu hari anda mengalami resiko tutup usia yang mengakibatkan pembayaran angsuran atau cicilan terhenti, maka orang lain yang menjadi referensi anda akan dimintai pertanggungjawaban atas kredit yang anda ajukan. Jika mereka berhasil lolos, maka yang selanjutnya dikonfirmasi ialah sanak saudara hingga keluarga anda.

Tentu anda tidak ingin membebankan hutang atau tagihan di saat keluarga sedang berduka atas kepergian anda.

Intinya adalah, Jika seseorang menggantungkan kondisi finansialnya pada anda dan finansial tersebut akan berantakan jika anda mengalami resiko tutup usia, maka anda membutuhkan Asuransi Jiwa.


No comments

Berikan tanggapan atas artikel ini